Buru Aset Negara, Satgas BLBI Tambah Personel dari BPN dan Bareskrim Polri

Jumat, 8 Oktober 2021 10:49
Buru Aset Negara, Satgas BLBI Tambah Personel dari BPN dan Bareskrim Polri

Menko Polhukam, Mahfud MD.

Meski pada dasanya adalah permasalahan perdata, permasalahan pidana kemungkinan juga akan muncul.

“Kita memang tekanannya perdata. Tapi, saya sudah dibekali dengan dua Keppres, Satgas hak tagih negara atas BLBI itu dulu, dulu modal pertama melakukan langkah-langkah, ternyata di tengah jalan, kemungkinan ada langkah-langkah hukum lain yang dilakukan sehingga saya dimodali Kepres baru lain, yang baru terbit hari Rabu tanggal 6 Oktober,” papar Mahfud.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini menuturkan, sudah ada beberapa langkah yang positif yang dilakukan Satgas BLBI. Beberapa di antaranya memastikan aset-aset yang sudah harus dikuasai oleh negara, kemudian melakukan penyitaan uang. Menurut Mahfud, sebagian besar yang dipanggil Satgas datang dan memberi komitmen untuk membayar.

Dia menegaskan, dalam berbagai upaya penanganan, penyelesaian, dan pemulihan hak negara, Satgas BLBI akan melakukan tindakan tegas bagi obligor yang tidak serius dalam menunaikan kewajiban.

“Ini semuanya nanti kalau menyangkut hak tagih negara mungkin akan melakukan penyitaan. Kalau sudah dipanggil, terus memberi keterangan kemudian memastikan bahwa kita mempunyai catatan utang. Kalau tidak mau menyelesaikan secara baik-baik, kita lakukan penyitaan. Mungkin juga ada masalah pidananya,” tegas Mahfud.

Bagikan berita ini:
3
1
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar