Dendam Pribadi, Ini Pengakuan Pelaku Pengeroyokan Siswa SMAN 7 Bogor hingga Tewas

Jumat, 8 Oktober 2021 11:15

Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro bersama pelaku pengeroyokan pelajar SMA saat memberikan keterangan di Taman Coret-coret, Kota Bogor, Kamis (7/10/2021). SOFYANSYAH/RADAR BOGOR

FAJAR.CO.ID, BOGOR–Motif pengeroyokan pelajar SMAN 7 Bogor berinisial RMP (17) hingga tewas di Jalan Palupuh Raya, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Rabu (6/10/2021) malam, terungkap.

Pelaku pengeroyokan pelajar SMA hingga tewas itu, menyimpan dendam pribadi kepada korban yang masih sama-sama remaja.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Dhony Erwanto mengatakan, pelaku memiliki dendam pribadi. Saat sebelum pengeroyokan pelajar SMA itu, pelaku mengaku sempat dianiaya yang kemungkinan besar dilakukan oleh korban.

“Sekitar pukul 15:00 WIB, pelaku sempat dipukulin dan dianiaya. Sebenarnya pelaku tidak mengenal yang menganiaya, tapi tau anak mananya,” kata Kompol Dhony, Kamis (7/10/2021).

Setelah penganiayaan itu, timbul dendam dari pelaku pengeroyokan pelajar SMA berinisial RA (18) itu, dan berniat mencari pelaku penganiayaan yang diketahui kerap nongkrong di kawasan Jalan Palupuh Raya.

“Jadi pelaku dendam karena pernah mengalami kekerasan fisik oleh kelompok korban,” katanya.

Ia menjelaskan, seperti biasanya korban RMP dan rekannya saat itu mendatangi TKP menggunakan kendaraan roda dua untuk kongkow.

Bagikan berita ini:
4
3
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar