Disuap dan Menganiaya, Polri Tunggu Putusan Inkrah Irjen Napoleon di Pengadilan

Jumat, 8 Oktober 2021 10:51

Irjen Pol Napoleon Bonaparte. Foto Jawapos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ada dua pelanggaran Irjen Napoleon Bonaparte. Jenderal polisi dua bintang itu disuap dalam kasus Djoko Tjandra dan diduga menganiaya Muh Kece di sel tahanan Mabes Polri.

Dua ulah Irjen Napoleon itu mencoreng nama baik institusi Polri. Sanksi berat pun menanti alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1988 itu, bila sudah inkrah di pengadilan kelak.

“Kasus ini belum inkrah. Sejauh mana nanti vonis yang diterima yang bersangkutan. Nanti setelah vonis berapa tahun, ada banding, ada kasasi, baru nanti Polri akan melakukan langkah selanjutnya. Jadi tunggu dlu prosesnya oleh saudara NB,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono kepada wartawan.

Diketahui, Irjen Napoleon terseret kasus suap dalam kasus Djoko Tjandra dan divonis empat tahun kurungan.

Namun di penjara, Irjen Napoleon kembali berulah. Dia diduga telah menganiaya tersangka kasus penistaan agama, Muh Kece, bahkan melempari Kece dengan kotoran manusia di dalam sel tahanan.

Menurutnya, aksinya semata-mata hanya untuk membela agama yang ia peluk atas penistaan yang telah dilakukan Muh Kece di akun You Tubenya beberapa waktu lalu.

Bagikan berita ini:
5
5
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar