Dugaan Pemerkosaan Tiga Anak Disetop, Arsul Sani Desak Propam dan Irwasum Turun Tangan

Jumat, 8 Oktober 2021 15:38

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Asrul Sani berharap, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak menunjuk orang-orang yang berlatar belakang partai politik sebagai dewan pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (dok Jawapos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kasus dugaan pemerkosaan oleh seorang ayah kepada tiga anak kandungnya yang masih di bawah umur di Luwu Timur, Sulawesi Selatan dihentikan oleh aparat kepolisian. Hal ini membuat geram masyarakat yang mengetahui hal itu.

Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani meminta kepada Divisi Propam Mabes Polri dan Irwasum untuk menyelidiki laporan pemerkosaan yang tidak ditindaklanjuti di Polres Luwu Timur dan Polda Sulawesi Selatan.

“Komisi III akan meminta agar Divisi Propam dan Irwasum Mabes Polri untuk menyelidiki soal ini,” ujar Arsul kepada wartawan, Jumat (8/10).

Wakil Ketua MPR ini menuturkan perlunya Propam dan Irwasum Mabes Polri perlu turun tangan lantaran adanya perbedaan yang disampaikan oleh ibu korban terhadap hasil penyelidikan yang dilakukan polisi.

“Karena ternyata ada perbedaan antara apa yang disampaikan dan dilaporkan oleh pihak korban dengan hasil penyelidikan Polres setempat,” katanya.

Arsul berujar, penyelidikan oleh Propam Mabes Polri terhadap Polres Luwu Timur untuk menggali apakah penyelidikan sudah sesuai dengan protap atau tidak.

Bagikan berita ini:
5
2
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar