Jenguk Prajurit Korban Separatis Maybrat, Ini Hadiah Jenderal Andikan Perkasa

Jumat, 8 Oktober 2021 16:06
Jenguk Prajurit Korban Separatis Maybrat, Ini Hadiah Jenderal Andikan Perkasa

KSAD Jenderal Andika Perkasa mengusap kepala Serda Imanuel Wenatubun, salah satu prajurit TNI AD yang menjadi korban penyerangan kelompok separatis di Kabupaten Maybrat, Papua Barat. Selain Serda Imanuel Wenatubun, Jenderal Andika juga mengusap kepala Sertu Juliano Akusrinadi yang juga merupakan korban penyerangan. Dua prajurit TNI AD itu mendapat hadiah dari Jenderal Andika. Foto: Tangkapan layar video akun TNI AD di YouTube.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa memberikan hadiah kepada prajurit TNI AD Serda Imanuel Wenatubun dan Sertu Juliano Akusrinadi, yang menjadi korban penyerangan kelompok separatis di Kabupaten Maybrat, Papua Barat.

Jenderal Andika mengabulkan permintaan keduanya agar ditugaskan di daerah asal mereka ketika sudah sembuh dan selesai menjalani perawatan. Kedua prajurit TNI AD itu saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.

Jenderal Andika Perkasa menjenguk kedua prajurit TNI AD tersebut di RSPAD.

Serda Imanuel menderita luka di bagian wajah akibat benda tajam. Saat ditangani RSPAD dan dilakukan CT Scan tiga dimensi, diketahui ada beberapa tulang bagian rahang Serda Imanuel yang patah, dan sudah mendapat penanganan di RSUD Sorong.

Lalu, tim dokter bedah plastik RSPAD melakukan evaluasi untuk penyempurnaan penanganan luka Serda Imanuel dengan tindakan operasi. Jenderal Andika pun mendapatkan laporan dari salah satu dokter spesialis bedah plastik RSPAD Gatot Soebroto, dr. Guntoro tentang kondisi Serda Imanuel. Lalu, jenderal bintang empat ini memberikan nasihat kepada Serda Imanuel.

“Kata dokter Guntoro, ini dokter spesialis bedah plastik yang menangani Iman, itu nanti kira-kira tiga bulan ya sampai bisa normal, tetapi ingat di sini, rahang atasnya Iman, ini, kan sekarang dipasang titanium supaya menyatu kembali,” kata Jenderal Andika kepada Serda Imanuel sebagaimana dilihat dalam video akun TNI AD di YouTube, Jumat (8/10).

Dia berpesan kepada Serda Imanuel agar mengikuti saran dari dokter Guntoro. “Berarti nanti, kan, setelah mau keluar pasti ada nasihat dari dokter Guntoro apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan,” ucap Jenderal Andika.

Lalu, Serda Imanuel melalui kakaknya, Praka Deni, menyampaikan permintaan kepada Jenderal Andika agar dapat ditugaskan di daerah asalnya, Kota Manokwari, Papua Barat, ketika sudah sembuh nanti. Kota Manokwari, merupakan daerah asal Serda Imanuel dan keluarganya.

“Mohon izin Bapak Kasad, saya Serda Imanuel mohon izin bertanya, apakah dengan kejadian yang saya alami ini, apakah saya masih diberikan kesempatan untuk menetap menjadi organik? Saya Serda Imanuel sangat berharap sekali bisa menetap menjadi organik di wilayah Kota Manokwari,” tanya Serda Imanuel yang diwakili Praka Deni.

Mendengar pertanyaan dan permintaan itu, Jenderal Andika langsung merespons. Mantan Pangkostrad itu menegaskan bahwa dia akan mengabulkan permintaan itu sebagai hadiah bagi Imanuel.  

“Ya sudah, boleh, dong,” tegas Jenderal Andika seraya mengusap kepala Serda Imanuel yang terbaring. “Hadiah, untuk Imanuel,” lanjut dia sambil mengacungkan jempol ke Imanuel.

Jenderal Andika menegaskan bahwa setelah selesai menjalani perawatan, Serda Imanuel akan langsung ditempatkan bertugas di Kota Manokwari. “Oke? Setelah setelah selesai langsung di situ,” ujar mantan Danpaspamres itu.

Jenderal Andika kemudian melihat kondisi Sertu Juliano. Prajurit TNI AD Sertu Juliano mengalami luka di bagian kakinya. Jenderal Andika memberikan semangat untuk Juliano agar bisa segera sembuh.

“Juliano, cepat sembuh,” tegas Jenderal Andika. Dia yakin bahwa Juliano pasti akan pulih 100 persen. “Itu tugas (Juliano) saat ini, tidak ada lain, harus sembuh 100 persen, oke?” kata Jenderal Andika seraya mengusap kepala Sertu Juliano.

Jenderal Andika selain menyemangati Juliano agar segera sembuh, juga memberikan hadiah berupa pemindahan tugas di daerah asal kepada prajurit TNI AD itu, agar dapat lebih tenang dalam menjalani pemulihan luka.

Lebih lanjut Jenderal Andika berharap agar kedua prajurit TNI AD yang menjadi korban penyerangan di Kabupaten Maybrat, Papua Barat, itu segera sembuh.

“Harapan saya agar kedua prajurit cepat pulih seperti sediakala dan bisa melanjutkan tugas di daerah asal masing-masing supaya lebih dekat dengan keluarga dan orang tua,” pungkas Jenderal Andika Perkasa. (jpnn/fajar)

Bagikan berita ini:
1
7
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar