Muktamar NU, Gus Nadir: Tidak Perlu Minta Dana ke Penguasa dan Pengusaha

Jumat, 8 Oktober 2021 11:01

Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Prof Nadirsyah Hosen

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Prof Nadirsyah Hosen mengingatkan kembali program Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk penggalangan dana biaya Muktamar NU melalui Kotak Infak (Koin) NU.

Rais Syuriyah Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Australia dan Selandia Baru yang akrab disapa Gus Nadir ini menegaskan bahwa NU tidak perlu meminta dana kepada penguasa dan pengusaha.

“Kemandirian menjadi penting. Gotong royong menggalang dana Nahdliyin menjadi krusial sekaligus membuktikan kekompakan kita bersama,” sebut Gus Nadir dikutip dari laman Facebooknya, Jumat (8/10/2021).

Prof Nadirsyah menyebutkan dalam rangka menjadikan Muktamar NU berkualitas, bermartabat, dan bermanfaat perlu dipikirkan kemandirian dana pelaksanaan Muktamar.

“Waktu yang mepet, tentu membuat PBNU dan panitia muktamar kelabakan. Pada titik ini menjadi rawan intervensi pihak luar terhadap Muktamar,” katanya.

Selain dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Pemerintah Daerah Lampung, menurutnya perlu digalakkan kembali Koin Muktamar NU dalam 80 hari menuju hari H Muktamar yang dijadwalkan 23-25 Desember 2021 di Lampung.

Bagikan berita ini:
3
4
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar