Rela Tinggalkan Gaji Rp8 Juta Perbulan, Ini Perjuangan 25 Tahun Pak Sukardi Jadi Guru Honorer

Jumat, 8 Oktober 2021 13:34
Rela Tinggalkan Gaji Rp8 Juta Perbulan, Ini Perjuangan 25 Tahun Pak Sukardi Jadi Guru Honorer

Nadiem Makarim bersama Pak Sukardi (Instagram)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim mengucapkan selamat kepada salah satu guru honorer yang dinyatakan lolos ASN P3K.

Hal itu disampaikan Nadiem di akun Instagram pribadinya yang bercentang biru seperti dikutip fajar.co.id, Jumat (8/10/2021).

Ternyata guru yang beruntung itu adalah Pak Sukardi, “bapak kos” Nadiem Makarim saat dirinya berkunjung ke Lombok Tengah.

Pengabdian Pak Sukardi tidaklah singkat. Ia melakoni profesi guru honorer selama 25 tahun.

“Pak Sukardi, terima kasih sudah memperbolehkan saya menginap di rumah Bapak. Saya tersentuh dengan hidup Bapak, perjuangan 25 tahun mengabdi sebagai Guru Honorer,”kata Nadiem.

Kecintaannya akan mengajar sudah tumbuh dalam dirinya. Bahkan pekerjaan dengan gaji Rp8 juta perbulan rela ia tinggalkan setelah tidak mendapatkan kepuasan hati.

“Bapak pernah mendapatkan pekerjaan di perkebunan dengan gaji 8 juta per bulan, tapi Bapak berhenti setelah beberapa minggu dan kembali mengajar di sekolah karena merasa tidak ada kepuasan di luar mengajar. Pengorbanan yang Bapak lakukan sungguh luar biasa,”lanjut Nadiem.

Meski bukan guru tetap, Pak Sukardi banyak melahirkan anak didik yang sukses. Mulai dari polisi hingga jadi kepala sekolah. Melampaui dirinya yang berstatus guru honorer.

“Bapak pernah diberhentikan polisi karena helm Bapak rusak, dan ternyata polisinya murid Bapak. Bukannya ditilang, polisi tersebut malah memberikan Pak Sukardi uang untuk membeli helm baru. Itulah rasa hormat dan apresiasi yang Bapak tumbuhkan dalam murid Bapak,”kata Nadiem.

“Cerita Bapak yang paling mengharukan adalah saat Bapak bertemu dengan murid Bapak yang sudah menjadi kepala sekolah. Bapak bercerita pada saya saat bertemu murid tersebut Bapak merasa bangga sekaligus malu. Bangga karena murid Bapak sukses, tapi malu karena Bapak masih berstatus guru honorer dengan gaji jauh di bawah UMR,” sambungnya.

Setelah berjuang selama 25 tahun, penantian Pak Sukardi akhirnya terwujud. Dirinya bersama 173.328 guru honorer lainnya di Indonesia resmi menjadi ASN P3K.

“Setelah 25 tahun berjuang, Bapak beserta 173.328 guru honorer lainnya hari ini berhasil lolos seleksi menjadi ASN P3K. Bapak akhirnya akan mendapatkan nafkah yang layak. Hari ini murid-murid Pak Sukardi pasti merasa bangga,”tulis Nadiem.

“Saya tidak akan pernah melupakan malam saya menginap di rumah Bapak. Terima kasih sudah menjadi inspirasi saya. Salam buat keluarga, Pak. Titip salam untuk Ibu yang sudah menyambut saya dengan hangat dan menyuguhi saya ubi yang nikmat,”pungkas Founder Aplikasi Gojek itu. (ikbal/fajar)

Bagikan berita ini:
6
4
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar