Sejumlah Negara Hentikan Penggunaan Vaksin Moderna, Begini Respons Kemenkes

Jumat, 8 Oktober 2021 19:55

Vaksin Moderna

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menanggapi kabar sejumlah negara, seperti Finlandia, Swedia, Norwegia, dan Denmark, menghentikan penggunaan vaksin Moderna bagi pria di bawah 30 tahun karena kemunculan efek samping kardiovaskular atau peradangan jantung.

Siti Nadia menjelaskan efek samping dari vaksin Moderna telah diawasi oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat.

“Terkait radang pada jaringan jantung atau selaput jantung, ini sudah juga (menjadi, red) efek samping yang di-monitoring oleh CDC Amerika,” kata Nadia kepada JPNN.com, Jumat (8/10).

Sejauh ini, lanjut dia, sejumlah lembaga terkait kepada Kemenkes masih merekomendasikan penggunaan Moderna kepada masyarakat yang berusia di atas 18 tahun.

“Dari berbagai rekomendasi, termasuk ITAGI (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization) dan Komnas KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi), Moderna masih dapat digunakan untuk vaksinasi pada usia lebih dari 18 tahun,” tuturnya.

Nadia memastikan efek samping kardiovaskular dari vaksin Moderna hingga saat ini belum ada di Indonesia tetapi pemantauan tetap terus dilakukan.

Bagikan berita ini:
8
2
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar