Selain Tak Cukup Bukti, Ini Alasan Polisi Setop Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak

Jumat, 8 Oktober 2021 21:31

Foto ilustrasi yang kini beredar luas di media sosial.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Dihentikannya kasus dugaan pemerkosaan tiga bocah di Luwu Timur (Lutim) yang dianggap kurang bukti, menjadi pernyataan polisi untuk tak lagi melanjutkan kasus yang dilaporkan sejak Oktober 2019 lalu.

Polres Luwu Timur, Polda Sulsel, hingga Mabes Polri pun kompak tak mau melanjutkan kasus ini. Selain itu, pihak kepolisian juga mengaku telah bekerja sesuai prosedur dalam mengusut kasus ini sampai diterbitkannya SP3.

“Tetapi selama ini apa yang telah kita lakukan telah sesuai prosedur dalam penyidikan kasus ini,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono, Jumat (8/10/2021).

Hasil visum yang telah dilakukan kepada ketiga korban, lanjut Rusdi, sama sekali tak ada bukti kuat dan meyakinkan penyidik untuk melanjutkan kasus ini.

“Hasil penyelidikan digelar dan ternyata hasilnya telah disampaikan seperti itu (tidak cukup bukti dugaan pencabulan),” jelasnya kepada wartawan di Jakarta.

Di pihak korban, Polri diminta untuk mengungkap kasus ini yang ia anggap mandek di Polres Lutim. Ke depan, lanjut Rusdi, jika terdapat internal Polri yang diduga sengaja membuat kasus ini dihentikan, maka akan segera ditindaki.

Bagikan berita ini:
2
10
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar