Tiga Kasus Dugaan Pemerkosaan yang Hebohkan Sulsel

Sabtu, 9 Oktober 2021 11:30
Tiga Kasus Dugaan Pemerkosaan yang Hebohkan Sulsel

ILUSTRASI pemerkosaan

Dia menilai, penanganan kasus dugaan pencabulan di Mapolres Luwu Timur hingga dilakukan SP3 dianggap cacat. Pelapor dan ketiga anaknya yang jadi korban tidak mendapat pendamping.

Baik dari pendamping anak bagi korban, maupun pengacara bagi pelapor.

“Kalaupun dikatakan ibunya mengalami waham. Itu pemeriksaannya sangat tidak layak. Hanya 15 menit. Kemudian melibatkan dua psikiater, sementara acuannya kami untuk pemeriksaan berkaitan dengan proses hukum itu ada acuannya di peraturan menteri dan harus ada terdiri dari tim yang khusus, jadi ada psikiater, psikolog, dan tahapan-tahapan. Tidak serta merta orang mengalami waham hanya dalam 15 menit. Itu juga disampaikan, prosedur yang cacat itu disampaikan ke polda, tapi semua argumentasi kami tidak ditindaklanjuti,” jelas Resky.

Resky mengaku telah bersurat hingga ke Mabes Polri terkait kasus ini agar segera diusut hingga tuntas dan menentapkan tersangka dalam kasus dugaan pencabulan oleh terlapor SA.

“Tentunya kami akan tetap desak Polri untuk membuka kasus ini kembali,” tandasnya. (Ishak/fajar)

Bagikan berita ini:
7
1
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar