Cerita Ganjar Pranowo: Rokok Bikin Dompet Negara Kaya, Tapi Petani Merana

Senin, 11 Oktober 2021 09:20
Cerita Ganjar Pranowo: Rokok Bikin Dompet Negara Kaya, Tapi Petani Merana

“Ada sekitar tujuh juta petani dan pekerja yang menggantungkan nasib hidupnya dari industri rokok. Secara pendapatan untuk pekerja pabrik, nasibnya Alhamdullah sudah terjamin, aman, karena sudah jadi tanggungjawab perusahaan,” terang pria dengan ciri khas berambut putih ini.

Namun di balik itu, rupanya, Ganjar mengungkapkan bahwa produksi rokok yang menguntungkan negara, justru membuat petani buntung.

Lantas jika petani tembakau sudah merugi, mengapa tidak beralih ke komoditas lain saja?

“Kopi seumpama, jagung, kedelai, atau apapun itulah. Tapi persoalannya tidak semudah itu Ferguso. Bicara tembakau, kita berarti bicara soal peluang dan keberpihakan,” terang Ganjar yang mulai melucu di videonya itu.

“Kita bicara peluang karena di tanah air ini, di negara kita ini, mampu menghasilkan tembakau terbaik di dunia yang dihasilkan di tanah kita ini,” sambung Ganjar.

Beberapa jenis tembakau dan asalnya diungkapkan oleh pria kelahiran 28 Oktober 1968 ini.

“Ada tembakau srintil di Temanggung, tembakau rancak di Madura, tembakau virginia di NTB. Bahkan di Jember tembakaunya diproduksi dan diekspor untuk ceruru kelas dunia. Semua ini hebatnya bukan main,” bebernya.

Bagikan berita ini:
6
2
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar