Hari Libur Maulid Nabi Digeser Pemerintah, Ketua MUI Bilang Tak Relevan, HNW: Wajarnya Dikoreksi

Senin, 11 Oktober 2021 13:18

Hari Libur Maulid Nabi Digeser Pemerintah, Ketua MUI Bilang Tak Relevan, HNW: Wajarnya Dikoreksi

FAJAR.CO.ID – Pemerintah kembali menggeser hari libur di masa pandemi ini

Yaitu peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dari 19 ke 20 Oktober 2021.

Sebelumnya, pemerintah juga menggeser hari libur 1 Muharam 1443 H dari 10 Agustus ke 11 Agustus.

Alasannya sama, antisipasi lonjakan pandemi.

Kebijakan ini pun mendapat respon dari Majelis Ulama Indonesia.

Yakni Ketua MUI bidang dakwah dan ukhuwah, Cholil Nafis.

Cholil menilai menggeser hari libur keagamaan sudah tidak relevan.

Pasalnya, saat ini Covid-19 di tanah air berlahan makin membaik.

“Saat WFH dan Covid-19 mulai reda bahkan hajatan nasional mulai normal sepertinya menggeser hari libur keagamaan dengan alasan agar tak banyak mobilitas liburan warga dan tidak berkerumun sudah tak relevan. Keputusan lama yang tak diadaptasikan dengan berlibur pada waktunya merayakan acara keagamaan” ujar Cholil Nafis di Twitter-nya, Senin (11/10/2021).

Simak video selengkapnya hanya di kanal Youtube FAJAR NATIONAL NETWORK!

Bagikan berita ini:
3
1
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar