Indonesia Diizinkan Umrah

Senin, 11 Oktober 2021 18:17

Ilustrasi Umrah

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Anggota Komisi VIII DPR RI Bukhori mengapresiasi atas dibukanya kembali penyelenggaraan ibadah umrah di Arab Saudi bagi calon jamaah asal Indonesia. Menindaklanjuti hal tersebut, ia meminta pemerintah untuk menyiapkan protokol kesehatan bagi calon jamaah yang hendak beribadah umrah demi menghindari risiko penularan Covid-19.

“Itu kabar baik bagi kita semua. Kendati demikian, penyelenggaraan perlu dipastikan memperhatikan (prokes) yang optimal. Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama mengambil tanggung jawab dalam menyiapkan penegakan prokes bagi warga negara kita dengan sebaik-baiknya,” ujar dia, Senin (11/10).

Penegakan prokes dalam penyelenggaraan umrah di masa pandemi pun diakui akan berdampak pada pembengkakan biaya. Salah satunya adalah munculnya komponen biaya karantina bagi calon jamaah apabila didapati ada yang tidak memenuhi standar kesehatan yang disyaratkan.

Terkait itu, pemerintah dinilai juga perlu menyiapkan skema penyelenggaraan umrah yang tidak memberatkan calon jamaah dari segi biaya.

“Selain dari segi kesehatan, intervensi pemerintah juga dibutuhkan untuk mengatasi potensi pembengkakan biaya yang harus dikeluarkan oleh jemaah, khususnya untuk kebutuhan karantina. Karena itu saya mendorong peran pemerintah memastikan penyelenggaraan umrah yang tidak memberatkan para jamaah kita,” tegasnya.

Bagikan berita ini:
10
9
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar