Kota Surabaya Gagas Angkutan Massal Trem Otonom

Senin, 11 Oktober 2021 18:23

TAHAP KAJIAN: Pemerintah pusat tengah mengkaji angkutan dengan jumlah penumpang besar untuk melayani rute dalam Kota Surabaya. (Ahmad Khusaini/Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Surabaya memang perlu alternatif moda transportasi massal. Kini, pemerintah pusat melalui Kemenhub merencanakan pengoperasian autonomous rail rapid transit (ART) atau trem otonom untuk mempermudah mobilitas masyarakat. Kajian awal terkait dengan angkutan tersebut sudah rampung dan diserahkan ke pemerintah.

Berdasar informasi, ada tiga rute yang menjadi opsi pengoperasian trem otonom. Satu rute melewati jalur penyeberangan Ujung–Kamal di Pelabuhan Kalimas. Dua rute lainnya dilewatkan Jembatan Suramadu.

”Kami memilih rute Stasiun Pasar Turi–Kapasan–Jembatan Suramadu karena lebih efektif dan realistis,” kata anggota peneliti ART Surabaya Wahyu Herijanto.

Dosen ITS itu menjelaskan, kajian awal terkait dengan trem otonom memang sudah diserahkan ke pemerintah. Materinya menyangkut trayek angkutan yang akan dioperasikan.

Wahyu menyatakan, kajian belum sepenuhnya tuntas. Sebab, masih banyak hal yang perlu diteliti lagi. Bukan hanya kondisi jalur trem otonom, tetapi juga fasilitas apa saja yang perlu dibangun.

Untuk mengoperasikan trem otonom, kata Wahyu, ada banyak fasilitas yang harus dibangun. Mulai jalur, rambu, hingga halte. ”Sebagian titik halte sudah dicatat. Nanti dikaji lagi,” ujar Wahyu.

Bagikan berita ini:
10
10
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar