Level PPKM Turun, Permintaan Sewa Gedung di Surabaya Mulai Naik

Senin, 11 Oktober 2021 14:02

MENGGELIAT: Gedung bertingkat menjulang di kawasan Surabaya Selatan, Minggu (10/10). Sebulan terakhir permintaan sewa gedung naik 50 persen. (Alfian Rizal/Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Menurunnya level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berdampak pada bisnis event organizer. Hal itu juga berimbas pada naiknya permintaan sewa gedung. Asosiasi pengelola gedung pernikahan Surabaya menyatakan, permintaan sewa gedung akhir-akhir ini naik sekitar 50 persen dibandingkan sebelumnya.

Naiknya permintaan sewa gedung terjadi setelah Kemendagri mengumumkan penurunan level PPKM di Surabaya. Terlebih saat adanya kelonggaran menggelar hajatan. Hanya, status level PPKM itu membuat bingung pengelola gedung. Sebab, hasil asesmen antara Kemendagri dan Kemenkes berbeda. Jika berdasar Kemendagri, Surabaya Raya masuk level 3. Dari hasil asesmen Kemenkes, Surabaya masuk level 1.

Terdapat sekitar 30 pengelola gedung (nonhotel) yang tergabung dalam asosiasi itu. Banyaknya permintaan sewa gedung membuat pengelola khawatir. Takutnya saat berlangsung, acara dibubarkan oleh satgas Covid-19. ’’Ini yang dikhawatirkan para anggota,’’ kata Ketua Asosiasi Pengelola Gedung Pernikahan Surabaya Helmy M. Noor.

Menurut dia, sebulan terakhir permintaan sewa gedung naik 50 persen. Hal itu bisa dilihat dari banyaknya warga yang bertanya soal harga dan sebagainya. Namun, pengelola masih gamang soal aturan teknisnya. ’’Ini bukan soal prokesnya, tapi terkait boleh tidaknya,’’ ucapnya.

Bagikan berita ini:
2
6
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar