Luhut Ditantang Faisal Basri untuk Somasi Diirinya, Refly Harun: Ngeri-ngeri Sedap

Senin, 11 Oktober 2021 15:03

Refly Harun (YouTube)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pengamat Politik Indonesia, Refly Harun ikut menyoroti tantangan Faisal Basri terhadap Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) yang melakukan somasi dan laporan pidana terhadap aktivis Lokataru Haris Azhar dan KontraS Fatia Maulidiyanti.

Menurutnya, perlu memahami peran publik. Peran publik tersebut jangan dimatikan dengan ancaman-ancaman somasi atau ancaman dilaporkan kepada polisi.

“Karena kita tentu menginginkan sebuah negara yang melindungi segenap bangsa, memberikan kebebasan kepada warga negaranya untuk menjalankan perannya. Termasuk peran melakukan kontrol atau kritik terhadap jalannya kekuasaan,” katanya, dikutip Fajar.co.id, melalui channel YouTube Refly Harun, Senin, (11/10/2021).

Ia menyebutkan, LBP adalah menteri yang sangat dipercaya presiden Jokowi, dia merupakan tangan kanan presiden Jokowi yang menyelesaikan banyak masalah.

“Tapi bagaimana pun, berapa besar pun jasanya seseorang bagi negara pasti tidaklah punya legitimasi kalau yang bersangkutan terlibat praktik-praktik yang tidak sesuai dengan good government dan clean government” jelasnya.

Lebih jauh ia menerangkan, Indonesia menginginkan sosok yang berjasa yang work capable tapi juga sosok yang clean and clear. Sosok yang menjalankan praktik pemerintahan yang baik, tata kelola pemerintahan yang baik dan tentu saja menghargai demokrasi, menghargai kebebasan berpendapat secara lisan dan tulisan.

Bagikan berita ini:
8
1
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar