Luhut Urus Kereta Cepat Jakarta- Bandung, Arief Poyuono: Mungkin Karena Terjadi Penggelembungan Biaya

Senin, 11 Oktober 2021 11:17

Politikus Gerindra Arief Poyuono. Foto: JPNN.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Politikus Gerindra Arief Poyuono mengomentari keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih Luhut Binsar Pandjaitan untuk memimpin Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu itu menilai bahwa keputusan Presiden Jokowi tersebut sudah tepat.

Pasalnya, Luhut Binsar Pandjaitan memiliki jaringan terhadap investor luar negeri, terutama China.

Sementara, proyek kereta api cepat tersebut memang berasal dari China.

“Pak Luhut itu, kan, memang jabatannya berhubungan dengan investasi luar negeri,” kata Arief dikutip dari JPNN.com, Minggu (10/10).

Seperti diketahui, proyek kereta cepat sempat mengalami kendala karena membengkaknya kebutuhan investasi.

Anggaran proyek tersebut diperkirakan bertambah dari yang semula Rp 27,17 triliun menjadi Rp 113,9 triliun.

Terkait permasalahan tersebut, Arief menilai bahwa Luhut mampu menyelesaikan hal tersebut.

Anak buah Prabowo Subianto itu juga mengatakan bahwa Luhut Binsar dikenal sebagai counterpart dari investor RRC.

“Nah, mungkin karena di proyek kereta api cepat itu terjadi pengelembungan biaya jadi Pak Luhutlah yang lebih pantas ngurus kereta api cepat,” jelas Arief.

Bagikan berita ini:
9
1
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar