Rencana Gugatan Praperadilan Dugaan Pemerkosaan Anak di Lutim, Pakar Hukum Pidana: Kenapa Baru Sekarang?

Senin, 11 Oktober 2021 15:20

Prof Hambali Thalib

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Kasus dugaan pemerkosaan terhadap tiga bocah di Luwu Timur memasuki babak baru.

Ibu korban bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar berencana mengajukan gugatan praperadilan atas kasus yang dihentikan sejak Oktober 2019.

Pengamat Hukum Pidana, Prof Hambali Thalib, mengaku heran. Pihak korban seharusnya sejak awal penghentian sudah melakukan gugatan praperadilan.

“Kenapa baru sekarang? Kalau misalnya dari dulu merasa dirugikan dengan penetapan tersangka dengan penghentian (SP3), ya saat itu harusnya dilakukan praperadilan,” katanya, Senin (11/10/2021).

Akademisi dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) ini bilang, langkah gugatan praperadilan itu dilakukan untuk mengetahui sah atau tidaknya sebuah perkara dihentikan.

“Itu yang menguji apkah penetapan SP3 itu sah atau tidak. Beralasan hukum atau tidak,” jelasnya kepada Fajar.co.id via telepon.

Sebelumnya, LBH Makassar meminta kepada polisi untuk kembali membuka kasus dugaan pemerkosaan tiga bocah, yang dihentikan polisi pada 10 Desember 2019 lalu.

Direktur LBH Makassar, Muh Haedir, mengatakan, pihaknya akan mengajukan gugatan praperadilan. Namun sebelum itu, ia meminta polisi untuk membuka kembali kasus ini.

Bagikan berita ini:
5
10
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar