Tak Tersentuh Bansos, 1.600 KK Dapat Bantuan dari Transform dan UNDP

Senin, 11 Oktober 2021 15:29

BISA BERMANFAAT: Sejumlah warga saat mengambil bantuan sosial dari UNDP di Kantor Pos Mataram, pekan lalu. Bantuan dihajatkan bagi warga terdampak Covid-19.

FAJAR.CO.ID, MATARAM — Transform bekerja sama dengan United Nations Development Programme (UNDP) menyalurkan bantuan perlindungan sosial dan pelatihan paska pandemi kepada warga di Kota Mataram. Sebanyak 1.600 warga tercatat sebagai penerima. Mereka adalah warga miskin dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang tidak tersentuh bantuan sosial dari pemerintah pusat dan daerah.

“Sasaran penerima bantuan perlindungan sosial mengacu pada DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial),” kata Direktur Transform Markum pada Lombok Post.

Nama-nama penerima bansos perlindungan sosial mengacu DTKS dengan langsung turun melakukan verifikasi dan validasi ke warga. Jika ada warga yang namanya masuk DTKS tapi dianggap mampu, maka akan dialihkan ke yang lain.

“Intinya penerima bantuan ini yang belum tersentuh bantuan sosial dari pusat, baik itu Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Sosial Tunai (BST), dan bantuan sosial lainnya,” tutur dia.

Dikatakan, bantuan ini bukan hanya dalam bentuk uang tunai Rp 400 ribu untuk masing-masing kepala keluarga (KK). Namun bantuan ini juga menyasar pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Kota Mataram dengan memberikan pelatihan. Seperti pembuatan kue, menjahit, tata rias, desain grafis, dan sebagainya.

Bagikan berita ini:
10
1
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar