Dipecat KPK, Novel Baswedan Isi Keseharian dengan Pelatihan Antikorupsi

Selasa, 12 Oktober 2021 14:33

AKHIRI TUGAS: Novel Baswedan bersama pegawai yang tidak lolos TWK meninggalkan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, kemarin (30/9). (FEDRIK TARIGAN/JAWA POS)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengaku tengah beristirahat dari kesibukan pasca diberhentikan dengan hormat dari KPK pada 30 September 2021 lalu.

Dia bersama 56 rekan lainnya, disingkirkan dari lembaga antirasuah dengan dalih tidak memenuhi syarat asesmen tes wawasan kebangsaan (TWK), yang merupakan syarat alih status pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Usai dipecat oleh Pimpinan KPK yang dikomandoi Firli Bahuri, Novel mengaku sampai saat ini sedang istirahat. Tetapi, kesehariannya juga diisi dengan memberikan pelatihan antikorupsi secara daring terhadap beberapa kampus mau pun instansi.

“Jadi setelah disingkirkan dengan cara-cara yang ilegal, walaupun demikian tentunya sementara ini saya lagi istirahat, banyak mengisi kegiatan dengan zoom, memberikan pelatihan dan kegiatan lain di beberapa universitas dan instansi tertentu. Tentunya saya ingin memberi sumbangsih yang terbaik,” kata Novel kepada awak media, Selasa (12/10).

Menurut Novel, perjuangannya bersama 56 mantan pegawai KPK lain untuk mendapatkan keadilan belum selesai. Dia menyebut, mengaku prihatin dengan sikap Pimpinan KPK yang bertindak melawan hukum dan berlaku sewenang-wenang dalam tahapan peralihan status pegawai KPK.

Bagikan berita ini:
1
9
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar