Dorong Industri Halal, Pemerintah Jamin Produk Halal bagi Umat Muslim

Selasa, 12 Oktober 2021 13:38

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Dalam lingkup ekonomi syariah global, berdasarkan The Global Islamic Economy Indicator (GIEI) 2020/2021, Indonesia menduduki posisi ke-4, di bawah Malaysia, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Dengan jumlah umat muslim lebih dari 200 juta jiwa, pemerintah melihat bahwa industri produk halal di Indonesia berpotensi mengembangkan dan mendorong sektor ekonomi dan layanan kepada masyarakat.

Hal ini diungkapkan Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah Ventje Rahardjo dalam acara diskusi virtual Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) yang bertajuk “Indonesia Bidik Raja Industri Halal” pada Senin (11/10/2021).

Menurut dia, terkait layanan sektor ini hal penting adalah pengembangan untuk tetap berada di kondisi yang baik dalam menjalankan syariat agama.

“Ini menjadi sesuatu yang penting, dan potensi ekonominya tadi disebutkan bahwa ekonomi produk halal di dunia itu juga meningkat luar biasa. Di Indonesia kita masih berkutat sebagai konsumen,” kata dia.

Oleh sebab itu, terang dia, pemerintah memutuskan untuk mendirikan yang disebut dengan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).

Bagikan berita ini:
8
5
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar