Foto N Masih Mejeng di Web Resmi Bawaslu Makassar, Ini Tanggapan Komisioner

Selasa, 12 Oktober 2021 18:19
Foto N Masih Mejeng di Web Resmi Bawaslu Makassar, Ini Tanggapan Komisioner

Komisioner Bawaslu Kota Makassar.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Ketua Bawaslu Makassar, Abdillah Mustari, menanggapi masih terpampangnya foto eks Ketua Bawaslu Kota Makassar berinisial N di Website resmi meski dirinya sudah keluar sejak hampir dua pekan lamanya.

Abdillah menyebut pihaknya belum melakukan pembaharuan terhadap website dan media sosial. Sehingga foto N masih terpampang di Website.

“Kami belum melakukan kerja-kerja renovasi terhadap website kami,” ujar Abdillah saat menggelar konferensi pers di Sekretariat Bawaslu Makassar, Jalan Letnan Jenderal Hertasning, Selasa (12/10/2021).

Pihaknya akan segera melakukan perbaikan secepat mungkin dan menyatakan bahwa Nursari bukan lagi komisioner Bawaslu.

“InsyaAllah kami hari ini atau besok akan melakukan pembaharuan untuk menyatakan beliau bukan lagi bagian dari kami,” ucapnya.

Diketahui nama lelaki N sejak kemarin malam viral di pemberitaan media. Sebab dia diduga melakukan hubungan tersembunyi dengan Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Makassar inisial AP.

Diketahui suami AP, berinisial S yang melaporkan istrinya dan N di Polrestabes Makassar berdasarkan LP/280/IX//2021/POLDA SULSEL/RESTABES MKS, tanggal 27 September 2021.

Informasi yang dihimpun, S curiga dengan gerak-gerik istrinya, AP, hingga mendapati istrinya itu, berduaan. S pun geram hingga melaporkan AP dan N ke polisi.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar, AKP Muh Rivai, membenarkan laporan itu.

“Iya benar ada laporan dugaan perzinahan yang masuk di kami. Kami sudah tindaklanjuti dan penyelidikan,” katanya kepada wartawan, Senin (11/10/2021).

AKP Muh Rivai melanjutkan, kasus ini masih tahap penyelidikan dan memeriksa beberapa saksi atas laporan ini.

“Dugaan (laporan) ini Pasal 284 KUHP perzinahan terkait perbuatan istrinya itu (AP). Ini sementara kami belum bisa buka (jabatan dan asal usul terlapor serta pelapor). Kita masih penyelidikan,” tambahnya. (zaki/fajar)

Bagikan berita ini:
7
7
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar