KPK Kembali Jerat Puput Tantriana Sari dan Hasan Aminuddin sebagat Tersangka Dugaan TPPU dan Gratifikasi

Selasa, 12 Oktober 2021 14:09

Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan suaminya, Hasan Aminudin saat dihadirkan pada jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (31/8/2021). KPK menetapkan Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari bersama suaminya, Hasan Aminuddin sebagai tersangka kasus dugaan korupsi jual beli jabatan kepala desa. Dalam rangkaian operasi tangkap tangan KPK mencokok Camat Krejengan Doddy Kurniawan dan penjabat desa Krejengan Sumarto. KPK menyita duit Rp 240 juta dari penangkapan ini. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjerat Bupati Probolinggo nonaktif, Puput Tantriana Sari dan suaminya mantan Anggota DPR RI Fraksi Nasdem, Hasan Aminuddin sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan penerimaan gratifikasi. Keduanya terlebih dulu menyandang tersangka, kasus dugaan suap jual beli jabatan kepala desa di lingkungan pemerintah Kabupaten Probolinggo tahun 2021.

Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri menyampaikan, dugaan TPPU dan penerimaan gratifikasi yang menjerat Puput Tantriana Sari dan suaminya, Hasan Aminuddin setelah ditemukannya alat bukti yang cukup. Sehingga keduanya kembali menyandang tersangka.

“Setelah ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup, tim penyidik melakukan pengembangan perkara khusus untuk tersangka PTS dan tersangka HA dengan kembali menetapkan kedua tersangka tersebut dengan tindak pidana penerimaan Gratifikasi dan TPPU,” kata Ali dalam keterangannya, Selasa (12/10).

Ali menyampaikan, untuk mendalami hal ini pihaknya langsung bergerak mengumpulkan alat bukti dalam pengembangan perkara kasus dugaan suap jual beli jabatan kepala desa di lingkungan pemerintah Kabupaten Probolinggo tahun 2021, yang lebih dulu menjerat Puput dan Hasan.

Bagikan berita ini:
4
10
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar