Novel Baswedan Sebut AKP Robin Pegawai Baru, Mainkan Banyak Kasus

Selasa, 12 Oktober 2021 19:56

Sidang etik Dewas KPK menjatuhkan pemecatan tidak hormat terhadap AKP Stepanus Robin Pattuju, Senin (31/5/2021). Foto: RMOL

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menilai tidak mungkin AKP Robin pemain tunggal di lembaga antirasuah. Terlebih, Robin tergolong pegawai baru di KPK.

Hal ini disampaikan Novel mengingat sulitnya menembus pengembangan perkara dugaan suap yang melibatkan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin.

Novel mengaku dirinya merupakan Kasatgas kasus tersebut. Novel meyakini pemilik nama lengkap Stepanus Robin Pattuju itu perlu peran dari orang lain di KPK. 

Disinyalir orang tersebut punya jabatan lebih tinggi di atasnya demi memengaruhi proses penyidikan. “Saya yakin Robin tidak bekerja sendiri. Apakah bisa pegawai baru kemudian main 6 perkara, kemudian terima uang Rp 11 miliar, enggak logis, ya,” kata Novel saat dihubungi, Selasa (11/10).

Sebagai orang yang pernah terlibat dalam penanganan perkara Azis Syamsuddin, Novel mengaku masalah ini sudah pernah dia sampaikan ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK. Namun, Dewas urung mengambil sikap saat itu.

“Ingat, melihat suatu permasalahan tidak harus ada laporan resmi. Seharusnya para pengawas dan penegak hukum tahu ketika ada permasalahan, mereka akan melihat sebagai hal yang serius. Kemudian melakukan pendalaman dan lain-lain,” ucap dia.

Bagikan berita ini:
4
10
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar