Beraktivitas Malam Hari, Tambang Tanah Ilegal Semakin Liar

Rabu, 13 Oktober 2021 19:44

Aktivitas pertambangan batuan jenis tanah urug di Kampung Baru, Kelurahan Sompe Kecamatan Sabbangparu beraktivitas malam hari. Kegiatan ini tidak berizin.

FAJAR.CO.ID, SENGKANG — Tambang galian C jenis tanah urug di Kelurahan Sompe Kecamatan Sabbangparu Kabupaten Wajo tak terkendali. Semakin liar, beraktivitas pada malam hari.

Berdasarkan pantauan FAJAR dilokasi, Minggu malam, 10 Oktober kemarin. Sejumlah alat berat, loader melakukan pengerukan tanah urug di Kampung Baru, Sompe.

Warga setempat, Sukri mengaku, beberapa lalu melihat truk berwarna kuning di ruas jalan provinsi poros Cabenge – Sengkang keluar dari Kampung Baru.

“Truknya memuat tanah hasil galian tanah,” ujarnya, Rabu, 13 Oktober.

Dia mengaku, sempat mengikuti truk tersebut. Sebab muatannya jatuh-jatuh ke jalan. Sayangnya tidak membuntuti sampai tujuan truk membongkar muatannya.

“Saya sempat ji ikuti di belakangnya. Karena searah ke rumah,” terangnya.

Kepala Seksi Kajian Dampak Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Wajo, Henri Sultan mengemukakan, berdasarkan data yang tercatat. Hanya ada 15 lokasi kegiatan pertambangan galian C memiliki rekomendasi kelayakan lingkungan DLHD Wajo.

“15 usaha ini. Terdiri 10 lokasi pertambangan batuan jenis pasir, 3 lokasi pertambangan batuan jenis sirtu, dan 2 lokasi pertambangan batuan jenis tanah urug,” rincinya.

Bagikan berita ini:
6
7
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar