Dituding Langgar Aturan saat Kunjungi dan Liput Korban, Polres Lutim Bungkam

Rabu, 13 Oktober 2021 13:03

Foto ilustrasi yang kini beredar luas di media sosial.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar menyayangkan pihak Polres Luwu Timur dan P2TP2A Luwu Timur, yang mengunjungi dan meliput ibu dari tiga korban kasus dugaan pemerkosaan.

Polres Luwu Timur dan P2TP2A Luwu Timur pun dituding telah melanggar aturan. Apalagi dalam kunjungannya itu beberapa waktu lalu, tanpa ada pendamping hukum dari korban.

“Kedatangan pihak tersebut lagi-lagi menyalahi prinsip perlindungan terhadap anak korban. Tindakan tersebut menunjukkan kembali Polres Luwu Timur dan P2TP2A Luwu Timur, tidak memiliki perspektif perlindungan korban dalam menangani kasus anak,” kata Kadiv Perempuan, Anak, dan Disabilitas LBH Makassar, Resky Pratiwi, Rabu (13/10/2021).

“Polres Luwu Timur dan P2TP2A Luwu Timur seharusnya memahami bahwa kedatanganmereka, beserta publikasi dan peliputan oleh media telah menyalahi prinsip perlindungankhusus terhadap anak yang berhadapan dengan hukum yakni hak atas kerahasiaanidentitas,” sambungnya dalam keterangannya.

Menurut Resky, sebagaimana dalam Pasal 17 ayat (2) Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

Bagikan berita ini:
10
3
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar