Geser Hari Libur Maulid Nabi, Pentolan PA 212: Menag Seharusnya Undur Diri

Rabu, 13 Oktober 2021 14:03

Wakil Sekjen PA 212 Novel Bamukmin

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Wakil Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni 212 Novel Bamukmin blak-blakan meminta Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas untuk mundur dari jabatannya.

Menurutnya, Menag Yaqut tak jarang membuat aturan-aturan yang berujung kegaduhan. Pentolan 212 ini menyoroti pergeseran hari libur keagamaan yang menuai polemik.

“Menag selalu bikin gaduh sudah seharusnya mengundurkan diri,” kata Novel Bamukmin kepada GenPI.co, Rabu (13/10).

Novel menganggap ada kegagalpahaman, yang mana membuat polemik ini bisa terjadi.

Dia mempertanyakan mengapa pergeseran hari libur keagamaan, termasuk Maulid Nabi masih dilakukan. Sebab, kondisi pandemi di Indonesia terbilang sudah membaik.

Menurutnya, jika hari libur keagamaan bisa digeser, mengapa hal serupa tak diterakpan ketika 17 Agustus.

“Maulid Nabi ini momentum yang sangat penting,” katanya.

Novel membeberkan momen sakral itu tak boleh dengan seenaknya digeser-geser.

Sementara itu, Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif mengungkap hal senada.

Dia mengkritik langkah pemerintah yang terus menggeser hari libur keagamaan.Padahal, angka covid-19 saat ini menunjukkan perbaikan.

Bagikan berita ini:
3
3
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar