Komisi IX DPR Harap Masyarakat Percaya Kajian BPOM soal Vaksin Zifivax

Rabu, 13 Oktober 2021 10:58

Vaksin Moderna

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Masyarakat diharapkan percaya hasil kajian yang dilakukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) hingga menerbitkan izin penggunaan darurat (emergency use authorization/EUA) untuk vaksin Covid-19.

Hal tersebut dikatakan anggota Komisi IX DPR Edy Wuryanto berkaitan dengan terbitnya izin untuk Zifivax sebagai vaksin Covid-19 di Indonesia.

”Saya kira masyarakat harus percaya dengan Badan POM, sebagai lembaga yang melakukan kontrol terhadap mutu dan keamanan vaksin. Karena hanya melalui Badan POM lembaga negara untuk memastikan apakah vaksin itu aman dan sehat,” kata Edy Wuryanto kepada wartawan, Rabu (13/10).

BPOM menerbitkan izin penggunaan darurat untuk produk vaksin Covid-19 baru dengan nama dagang Zifivax pada 7 Oktober. Vaksin Zifivax diproduksi Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical dan dikembangkan di Indonesia bersama PT Jakarta Biopharmaceutical Industry (JBio) dengan platform rekombinan protein sub-unit.

”Badan POM tentu telah melalui seluruh proses sehingga keluar izin penggunaan vaksin Zifivax, melalui tahap uji dan riset yang berbasis evidence based medicine yang aman, sehingga vaksin Zifivax bisa digunakan sebagai vaksin Covid-19 di Indonesia,” ujar Edy.

Bagikan berita ini:
10
7
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar