Meski Minta Maaf, Oknum Polisi “Smackdown” Mahasiswa Tetap Diproses Internal Polri

Rabu, 13 Oktober 2021 22:39
Meski Minta Maaf, Oknum Polisi “Smackdown” Mahasiswa Tetap Diproses Internal Polri

FAJAR.CO.ID, TANGERANG – Buntut dari tindakan represif oknum polisi yang membanting ala smackdown mahasiswa di Tangerang. Oknum berpangkat brigadir itu tetap diproses di internal Polri.

Hal itu merupakan tindakan tegas atas tindakan represifnya sebagai polisi, yang seharusnya mengamankan aksi mahasiswa di depan kantor Bupati Tangerang, bukan dengan cara kekerasan hingga membuat korban sempat tak sadarkan diri karena dibanting oknum polisi itu.

Kabid Humas Polda Banten, AKBP Shinto Silitonga, mengatakan, oknum tersebut tetap menjalani proses hukum di Divisi Propam Polri dan Bid Propam Polda Banten atas ulahnya itu.

“Benar mas (oknum polisi diperiksa). Yang bersangkutan saat ini diperiksa oleh Propam Polri dan Bid Propam Polda Banten,” singkatnya saat dikonfirmasi jurnalis Fajar.co.id, Rabu (13/10/2021).

Mantan Kapolres Gowa itu juga berharap agar kasus ini tidak terulang, apalagi sampai melukai mahasiswa yang ingin menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah.

Sebelumnya diberitakan, viral di media sosial video aparat kepolisian membanting salah satu mahasiswa bernama Faris. Mahasiswa itu merupakan peserta unjuk rasa di depan Kantor Bupati Tangerang.

Ia pingsan usai mendapat bantingan ala smackdown aparat. Tak lama berselang, oknum petugas tersebut pergi. Lalu datang seorang polisi lalu lintas berusaha menolong korban.

Kapolres Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro, pun angkat bicara. Ia akan berikan sanksi tegas kepada jajarannya jika terbukti melakukan kekerasaan.

Sebab, hal itu telah melanggar prosedur pengamanan. “Kalau masih ada berarti oknum anggota tersebut akan saya tindak tegas,” kata Wahyu saat dikonfirmasi. (ishak/fajar)

Bagikan berita ini:
7
9
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar