Serahkan Bukti Baru atau Buka Kembali Kasus Dugaan Pemerkosaan di Lutim, Begini Kata Pakar

Rabu, 13 Oktober 2021 14:28

Prof Hambali Thalib

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Tarik ulur kasus dugaan pemerkosaan terhadap tiga bocah di Kabupaten Luwu Timur masih jalan di tempat. Dua perspektif berbeda dari Polri dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, belum bertemu.

Dari pihak Polri, berencana akan membuka kembali kasus yang dilaporkan sejak Oktober 2019 dan dihentikan Desember 2019 ini jika ada bukti baru yang diserahkan oleh LBH selaku pendamping hukum korban.

“Karena tentunya bukti itu baru bisa diberikan dalam proses hukum, maka dari itu seharusnya proses penyelidikan itu dibuka dulu, kemudian mencari bukti-bukti baru,” kata Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, Mohammad Haedir.

Pernyataan itu berseberangan dari perspektif Polri, yang akan membuka kembali dibuka jika LBH Makassar menyerahkan alat bukti baru, sehingga kasus ini bisa dibuka dan melengkapi bukti yang sudah ada sebelumnya.

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ramadan, mengatakan, selain menunggu bukti baru, pihaknya juga membantu Polres Luwu Timur dan Polda Sulsel untuk menggali kembali kasus ini.

Bagikan berita ini:
4
3
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar