BPN Temukan Banyak Sertifikat Bodong, Mainan Mafia Tanah

Kamis, 14 Oktober 2021 20:35
BPN Temukan Banyak Sertifikat Bodong, Mainan Mafia Tanah

Ilustrasi mafia tanah

“Contohnyan tanah PLN di Latimojong, sudah punya sertifikat, sudah lama ditempati tiba-tiba ada yang gugat. Penggugatnya sama pula,” jelas Bambang.

Dia juga mencontohkan lahan eks Kebun Binatang seluas 5,9 Ha, di mana sertifikat bodongnya banyak beredar di masyarakat. Karenanya Bambang meminta para investor berhati-hati terhadap tawaran-tawaran pembelian lahan semacam itu.

Pihaknya pun berkolaborasi bersama aparat penegak hukum yakni Kejaksaan dan Kepolisian dalam memerangi mafia atau makelar tanah. Termasuk Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Selatan.

“Kalau tanpa kolaborasi, tentu BPN tidak akan kuat. Oleh sebab itu, kita sosialisasikan pencegahannya. Apalagi Presiden sudah menginstruksikan kepada Kapolri dan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) atau Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil untuk menumpas mafia tanah ini,” papar Bambang.

Anggota DPRD Sulsel Selle KS Dalle mengapresiasi langkah ATR/BPN Sulawesi Selatan yang melakukan kolaborasi bersama dengan penegak hukum dalam mengungkap mafia tanah di Kota Makassar.

Langkah itu beber legislator Fraksi Demokrat Sulsel, harus mendapat dukungan semua level dan struktur. Apalagi, mafia tanah juga diduga bermain di semua level maupun perangkat hukum. (*)

Bagikan berita ini:
5
9
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar