Hakim Ketua Sebut Ada Saksi yang Bohong di Sidang Kasus NA

Kamis, 14 Oktober 2021 19:18

Hakim yang memimpin sidang Nurdin Abdullah. (IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Jaksa Penuntut Umum (JPU) kembali menghadirkan saksi untuk dugaan kasus suap dan gratifikasi Gubernur Sulsel non aktif Prof Nurdin Abdullah (NA) di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Kamis 14 Oktober 2021.

Pada saat Penasehat Hukum NA, Arman Hanis bertanya kepada eks Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Pemprov Sulsel, Sari Pujiastuti soal jumlah uang yang diserahkan kepada saudara saksi eks Ajudan NA Salman Natsir. Hakim Ketua, Ibrahim Palino memperjelas soal alur kesaksian antara Sari Pujiastuti dan Salman Natsir.

“Hj. Andi Indar mengatakan tidak pernah memberikan (Uang dari PT. Makassar Indah). Ibu Sari Pujiastuti mengatakan menerima uang berarti ada yang bohong ini salah satunya,” tegas Ibrahim Palino, Kamis malam, 14 Oktober 2021.

Sementara itu, Sari Pujiastuti mengaku, memang pernah menerima sejumlah uang dari beberapa kontraktor yang mengikuti tender di BPBJ Pemprov Sulsel.

“Iya benar saya menerima uang, tapi saya sudah kembalikan semua ke rekening penampungan KPK. Saya juga menerima uang dari HJ. Indar (Marketing PT. Makassar Indah),” ungkap Sari Pujiastuti dalam kesaksiannya.

Bagikan berita ini:
4
1
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar