Hari Pertama Dibuka, Begini Suasana Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai

Kamis, 14 Oktober 2021 15:46
Hari Pertama Dibuka, Begini Suasana Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai

Pemerintah resmi membuka Bandara Internasional Ngurah Rai Bali hari ini, Kamis (19/10). Foto: Antara

FAJAR.CO.ID, BADUNG – Pemerintah resmi membuka Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali hari ini, Kamis (19/10). Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali diperbolehkan melayani penerbangan internasional.

“Bandara Ngurah Rai sudah dibuka untuk penerbangan internasional sesuai dengan Surat Edaran dari Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nasional yang menyatakan bahwa Bali sudah menjadi pintu masuk WNA ke Indonesia,” ujar Stakeholder Relation Manager Angkasa Pura (AP) I Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Taufan Yudhistira di Kabupaten Badung, Kamis.

Namun, dilansir dari Antara, hingga Kamis siang terpantau masih belum ada penerbangan internasional yang tiba maupun berangkat dari Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Menurut Taufan Yudhistira, hal itu karena pihaknya belum menerima pengajuan slot time penerbangan internasional dari maskapai penerbangan yang akan dilayani di bandara itu.

“Sampai dengan siang ini, masih belum ada maskapai yang mengajukan slot time. Kemungkinan belum adanya maskapai penerbangan yang mengajukan slot time ini karena maskapai masih menunggu regulasi terkait penerbangan internasional dari Kementerian Perhubungan,” katanya.

Taufan membeberkan setelah diumumkan bahwa Bandara Bali kembali dibuka untuk penerbangan internasional, pihak maskapai juga masih memerlukan waktu untuk melakukan sosialisasi kepada pelanggan.

Di sisi lain Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali melakukan berbagai persiapan untuk menyambut pembukaan kembali penerbangan internasional.

Fasilitas itu di antaranya menyiapkan berbagai utilitas, fasilitas sarana, petugas yang akan melayani penumpang, serta alur kedatangan penumpang Taufah menyebut nantinya penumpang internasional yang tiba di Bandara Ngurah Rai membutuhkan waktu maksimal 1 jam 30 menit dari mereka tiba sampai mereka check out di konter exit control desk untuk menuju hotel karantina. Waktu tersebut sudah termasuk waktu untuk menunggu hasil tes PCR yang wajib dilakukan setibanya mereka di Bandara Ngurah Rai.

“Kami juga terus melakukan simulasi-simulasi berskala kecil untuk melakukan evaluasi dan menyempurnakan pelayanan apabila nanti ada penumpang internasional yang tiba di Bandara Ngurah Rai,” tegas Taufan. (ant/jpnn/fajar)

Bagikan berita ini:
10
10
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar