Pengakuan Eks Sekdis PUTR Sulsel, Oknum Auditor BPK Terima Rp2,8 Miliar dari Kontraktor

Kamis, 14 Oktober 2021 11:21

Sidang kasus dugaan suap dengan terdakwa Nurdin Abdullah. (IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Terdakwa suap dan gratifikasi proyek pemprov Sulsel, Edy Rahmat menyebut Auditor BPK Perwakilan Sulsel, Gemilang Gemilar menerima dana Rp2,8 miliar. Uang tersebut bersumber dari sejumlah kontraktor.

Edy Rahmat mengungkapkan, sekira akhir Desember 2020 ia ditelpon oleh Gilang Gemilar untuk bertemu. Lalu mereka janjian bertemu di Kafe Teras Kita (Hotel samping kantor BPK) di Jalan AP Pettarani.

Ditempat itu, kata Edy, Gilang menyampaikan bahwa akhir Januari 2021 BPK akan masuk di Pemprov untuk memeriksa. Kalau bisa, siapa tahu ada kontraktor yang ingin berpartisipasi 1 persen untuk pembayaran ketika ada temuan nantinya.

Kemudian kata eks Sekretaris Dinas PUTR Sulsel itu, Januari 2021 Gilang menghubunginya lagi dan menanyakan bahwa apakah uang dari kontraktor sudah ada. Lalu Edy menjawab bahwa uang itu sudah siap Rp3,2 miliar.

Namun Gilang memberikannya 10 persen atau sekira Rp320 juta kepada Edy dari jumlah tersebut sehingga yang diambil oknum auditor tersebut hanya Rp2,8 miliar.

Bagikan berita ini:
6
2
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar