Perjalanan Internasional di Masa Pandemi, Ini Aturan Terbarunya

Kamis, 14 Oktober 2021 14:14

Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) berjalan meninggalkan Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Pademangan usai melakukan karantina karena melakukan perjalanan Internasional, Jakarta, Selasa (15/6/2021). Pemerintah mewajibkan WNI yang baru tiba dari perjalanan luar negeri untuk melakukan karantina menyusul dengan adanya varian baru Covid-19 (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengeluarkan Surat Edaran Nomor 20/2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Kebijakan ini efektif berlaku mulai tanggal 14 Oktober 2021 sampai waktu yang ditentukan kemudian dan akan dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan perkembangan terakhir di lapangan atau hasil evaluasi dari kementerian atau lembaga terkait.

Dengan diberlakukannya SE Nomor 20/2021 ini maka SE Nomor 18/2021, Addendum Surat Edaran Nomor 18/2021, dan Addendum Kedua Surat Edaran Nomor 18/2021 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

“Surat Edaran ini dimaksudkan untuk menerapkan protokol kesehatan terhadap pelaku perjalanan internasional pada masa pandemi Covid-19. Tujuannya untuk melakukan pemantauan, pengendalian, dan evaluasi dalam rangka mencegah terjadinya peningkatan penularan Covid-19,”ujar Kasatgas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito, di Jakarta, Kamis (14/10).

Berikut ringkasan poin perubahan atau tambahan yang diatur dalam SE pengganti SE 18/2021. Terdapat perubahan pengaturan karantina dari 8×24 jam menjadi 5×24 jam untuk seluruh jenis pelaku perjalanan.

Bagikan berita ini:
10
5
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar