Polisi Banting Mahasiswa, Bukhori Yusuf: Apapun Alasannya, Itu Adalah Sebuah Pelanggaran Hukum

Kamis, 14 Oktober 2021 10:55

Polisi banting demonstran (Istimewa)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Anggota DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bukhori Yusuf mengecam tindakan salah seorang polisi yang membanting seorang demonstran dalam pengamanan unjuk rasa di Kabupaten Tangerang. Bukhori menilai tindakan aparat berlebihan dan tidak berperikemanusiaan.

“Dari video amatir yang telah beredar luas bisa kita saksikan, apa yang dilakukan salah seorang oknum aparat dengan menyeret dan membanting pendemo, apapun alasannya itu, adalah sebuah pelanggaran hukum,” ujar Bukhori kepada wartawan, Kamis (14/10).

Bukhori ini membeberkan, adanya pelanggaran yang dilakukan oleh seorang anggota polisi tersebut terhadap instruksi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo untuk mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Hal ini tertuang dalam Telegram Kapolri dengan nomor STR/862/IX/PAM.3/2021 tertanggal 15 September 2021. Kedua, pelanggaran hukum atas tindak kekerasan.

Karena itu dia ini menyesalkan kasus yang terjadi belakangan menambah catatan kelam Korps Bhayangkara di usianya yang telah menginjak 75 tahun. Data dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) dalam laporannya yang bertajuk ‘Laporan Bhayangkara’ menyebut selama Juni 2020 hingga Mei 2021, terjadi sebanyak 651 kasus kekerasan yang dilakukan oleh anggota polisi. Kekerasan pada warga sipil itu terjadi di berbagai tingkatan.

Bagikan berita ini:
6
3
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar