Sanksi Tegas Menanti ASN Jika Cuti atau Bolos Saat Peringatan Maulid Nabi

Kamis, 14 Oktober 2021 13:46

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Makassar, Andi Siswanta Attas (Selfi/Fajar)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Selain menggeser hari libur peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi tanggal 20 Oktober 2021, pemerintah telah menegaskan aturan larangan cuti maulid.

Hal ini berdasarkan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) No. 13/2021.

Menanggapi hal itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Makassar, Andi Siswanta Attas mengatakan, jika ada larangan cuti, berarti surat cuti tidak akan dikeluarkan.

“Tidak mungkin mi dia cuti karena tidak keluar izin cuti. Bukan cuti, itu namanya bolos,” katanya kepada Fajar.co.id, ketika ditemui di ruangannya, Kamis, (14/10/2021).

Atta sapaannya menerangkan, surat cuti tidak serta merta dikeluarkan. Tapi ada syarat dan prosedurnya.

“Kalau ada keluar surat cutinya, yang salah adalah yang mengeluarkan surat cuti,” ujar Atta yang sekaligus Plt Kepala Inspektorat Makassar ini.

Apabila ada ASN lingkup pemerintah kota Makassar yang ditemukan tetap nekat melakukan cuti kata dia, yang bersangkutan pastinya akan diperiksa dulu pelanggarannya.

Bagikan berita ini:
4
7
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar