Video Klarifikasi Mahasiswa yang Dibanting Polisi Diduga Direkayasa, Setara Institute: Ingin Menutupi Praktek Kekerasan

Kamis, 14 Oktober 2021 14:38

Fariz, mahasiswa yang dibanting polisi bersalaman dengan Brigadir NP. (Sumber Twitter)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Wakil Ketua Setara Institute Bonar Tigor Naipospos angkat bicara terkait video klarifikasi mahasiswa yang dibanting polisi kala melakukan aksi unjuk rasa.

Mahasiswa yang diketahui bernama Fariz itu mengatakan bahwa kondisinya dalam keadaan baik-baik saja.

Dalam video klarifikasi tersebut, Fariz juga didampingi oleh petugas dari Polresta Tangerang, Banten. Bahkan pelaku yang melakukan kekerasan, Brigadir NP juga dihadirkan.

“Tindakan kekerasan aparat yang terlihat jelas jangan sampai direduksi hanya dengan video-video yang memperlihatkan kondisi korban yang telah atau masih baik-baik saja,” ujar Bonar kepada GenPI.co, Rabu (13/10).

Bonar mengatakan, video klarifikasi dari mahasiswa itu rentan direkayasa dan penuh tekanan.

Selain itu, model penyelesaian demikian juga melahirkan impunitas aparat dan menihilkan pertanggungjawaban.

“Cara-cara konvensional menutupi praktik kekerasan, seperti ini hanya menimbulkan kecaman lanjutan dari publik dan sama sekali tidak menyelesaikan masalah,” jelasnya.

Untuk diketahui, seorang anggota polisi membanting mahasiswa saat demonstrasi di depan kantor Bupati Tangerang, Banten, Rabu (13/10).

Bagikan berita ini:
9
4
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar