Tolak Akui Junta Militer Myanmar, Sekjen PBB Tunda Pertemuan dengan ASEAN

Jumat, 15 Oktober 2021 11:54

Sekjen PBB Antonio Guterres (Foto: Reuters/Lisi Liesner)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Sekjen PBB Antonio Guterres meminta untuk menunda pertemuan virtual dengan para menteri Asia Tenggara pada menit terakhir untuk menghindari sinyal pengakuan terhadap pemerintah militer Myanmar.

Pertemuan antara Sekjen PBB dan para menteri luar negeri dari 10 anggota ASEAN termasuk Wunna Maung Lwin, menteri luar negeri yang ditunjuk oleh militer dijadwalkan berlangsung Jumat lalu.

Tetapi sehari sebelumnya, Guterres meminta ASEAN untuk menunda pertemuan “sampai waktu yang dapat diadakan dalam format yang disepakati bersama, mengingat masalah internasional dan regional yang mendesak yang sedang berlangsung”, menurut catatan 8 Oktober dari ketua ASEAN Brunei dilihat oleh kantor berita Reuters saat memberi tahu anggota tentang penundaan tersebut.

Para diplomat PBB, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan Guterres tidak ingin mendahului keputusan negara-negara anggota PBB tentang siapa yang akan duduk di kursi Myanmar di badan dunia setelah klaim saingan dibuat oleh militer dan Kyaw Moe Tun, saat ini. Duta Besar PBB yang diangkat oleh pemerintah terpilih.

Bagikan berita ini:
10
8
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar