Kejar PI Blok Migas Sebuku, Dewan Ingin Libatkan KPK

Sabtu, 16 Oktober 2021 14:35
Kejar PI Blok Migas Sebuku, Dewan Ingin Libatkan KPK

Wakil Ketua Komisi II DPRD Sulbar, Hatta Kainang

FAJAR.CO.ID, MAMUJU– Participating Interest (PI) dari Blok Migas Sebuku ternyata belum pernah diterima. DPRD Sulbar berencana menggandeng KPK untuk mendapat kepastian tersebut.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Sulbar, Hatta Kainang berencana membawa masalah ini ke Divisi Koordinasi dan Supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi KPK-RI.

“KPK bisa review apa masalahnya, kenapa tidak bisa cair. Kami akan rapat internal dewan dahulu, kalau sudah setuju, kita segera ke Jakarta,” ujar Hatta kepada FAJAR, Jumat 15 Oktober.

Hatta menegaskan bahwa jangan sampai Sulbar kembali harus gigit jari. Apalagi proses produksi Blok Sebuku dikabarkan akan segera berakhir.

Sejak 2016 sudah ada MoU soal PI dari Blok Migas Sebuku. Disebutkan Pemprov Sulbar akan menerima 10 persen merujuk pada Peraturan Menteri ESDM nomor 37 tahun 2016.

Blok migas Sebuku

Saham PI Sulbar sendiri akan digendong oleh perusahaan PT Mubadala Petroleum sebagai pengelola. Namun dalam perjalanannya, kesepakatan itu urung terwujud.

“Perumda bilang sudah berapa kali pertemuan antara Mubadala, SKK Migas, dan Kementerian ESDM. Tapi persoalannya tidak pernah tuntas,” ujar Hatta.

Bagikan berita ini:
1
2
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar