Meresahkan! Pemerintah Moratorium Penerbitan Izin Pinjaman Online

Sabtu, 16 Oktober 2021 09:45
Meresahkan! Pemerintah Moratorium Penerbitan Izin Pinjaman Online

ILUSTRASI: Polisi menggerebek salah satu perusahaan pinjaman online (pinjol) PT Indo Tekno Nusantara (ITN) di Rukan Crown, Green Lake City, Tangerang, Banten, Kamis (14/10/2021). Dalam penggerebekan itu, 32 karyawan diamankan. Dan polisi menemukan 13 aplikasi 10 di antaranya adalah aplikasi ilegal. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Banyaknya aplikasi pinjaman online ilegal yang beredar di internet jadi bayang-bayang kelam masyarakat Indonesia. Butuh uang kemudian meminjam pinjol ilegal, tidak jauh beda dengan masuk ‘kandang singa’.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengatakan, pemerintah bakal melakukan moratorium penerbitan izin penyelenggara pinjaman daring, atau pinjaman online.

“OJK (Otoritas Jasa Keuangan) akan melakukan moratorium untuk penerbitan izin fintech atas pinjaman online legal yang baru,” kata Jhonny G. Plate, kemarin (15/10).

Oleh karena itu, Kominfo juga akan melakukan moratorium penerbitan penyelenggara sistem elektronik untuk pinjaman online yang baru. Atau meningkatkan 107 pinjol legal yang saat ini telah terdaftar resmi dan beroperasi di bawah tata kelola OJK.

Jhonny menyebut, Presiden Jokowi menekankan bahwa tata kelola pinjaman online (pinjol) harus diperhatikan. Karena sudah ada lebih dari 68 juta orang yang ikut dalam aktivitas kegiatan teknologi finansial tersebut.

“Lebih dari Rp260 triliun omzet atau perputaran dana yang ada di dalamnya. Mengingat banyak sekali penyalahgunaan atau tindak pidana di dalam ruang pinjaman online maka Presiden memberikan arahan yang sangat tegas tadi,” terang Jhony.

Bagikan berita ini:
3
10
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar