Solar Langka di Makassar, Dinas ESDM: Kuota Dikurangi 11 Persen

Senin, 18 Oktober 2021 10:39
Solar Langka di Makassar, Dinas ESDM: Kuota Dikurangi 11 Persen

Antrean truk di salah satu SPBU di Jalan Galangan Kapal tak terhindarkan, akibat Solar langka.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Penyebab kuota BBM Solar langka ternyata karena kuota yang diberikan berkurang pada penetapan di Triwulan (TW) IV/2021. Setiap daerah menerima jumlah yang berbeda-beda.

Badan Penyaluran Hulu dan Hilir Minyak dan Gas (BPH) Migas adalah lembaga yang bertanggung jawab terhadap penentuan kuota jenis BBM bersubsidi seperti Solar. Sementara Pertamina bertugas sebagai operator yang mendistribusikannya di setiap SPBU.

Proses distribusi harus berkeadilan agar BBM subsidi dengan harga Rp 5.150 itu tepat sasaran.

Kepala Bidang Pengawasan Pengendalian Dinas ESDM Sulsel, Jamaluddin mengungkapkan, pengurangan kuota paling besar terjadi di Makassar, yakni dari 136,263 kilo liter (kuota TW III), pada perubahan menjadi 120,678 kilo liter (Kuota TW IV), atau berkurang sekitar 11,44 persen.

Selain Makassar, di Kota Parepare juga dilakukan pengurangan, kuota Solar juga dikurangi dari sebelumnya sebesar 27,434 kilo liter menjadi 19,672 kilo liter.

“Kuota yang disediakan beda untuk tiap SPBU di masing-masing daerah. Ada yang berkurang tapi ada yang bertambah juga,” ujarnya, Minggu (17/10/2021).

Bagikan berita ini:
1
10
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar