Pinjol Ilegal, Legislator PDIP Minta OJK Buat Kantor di Pasar Tradisional

Selasa, 19 Oktober 2021 20:21
Pinjol Ilegal, Legislator PDIP Minta OJK Buat Kantor di Pasar Tradisional

TIDAK TERDAFTAR: Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombespol Yusri Yunus melihat kerja jasa pinjol ilegal. Dari Penggerebekan di Cipondoh, Kota Tangerang, Kamis (14/10), polisi mengamankan 32 orang. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Sejumlah kasus nasabah yang terjerat pinjaman online (pinjol) ilegal dan diteror paksa mendapatkan sorotan dari banyak pihak. Pinjol ilegal juga telah meresahkan masyarakat dengan bunga yang besar.

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi XI DPR RI Hendrawan Supratikno menyarankan agar Otoritas Jaksa Keuangan (OJK) dan kantor unit bank hadir di pasar-pasar tradisional. Itu untuk mengantisipasi masyarakat meminjam uang di pinjol ilegal.

“Kenapa OJK tidak mendirikan kantor-kantor atau unit-unit pelayanan bank-bank termasuk BRI dan sebagainya di dekat pasar, dimana di pasar itu beroperasi para rentenir,” ujar Hendrawan di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (19/10).

Menurut legislator Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini dengan adanya kantor pelayanan bank tersebut, nantinya masyarakat tidak perlu khawatir adanya bunga yang besar, seperti di pinjol ilegal ini.

“Lebih rendah dan lebih murah,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengatakan sesuai dengan perintah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) pihaknya diminta untuk membersihkan ruang digital dari financial technology (fintech) pinjaman online (pinjol) ilegal.

Bagikan berita ini:
2
7
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar