Dua Tahun Jokowi, Demokrat Soroti Kondisi Demokrasi yang Terus Memburuk

Rabu, 20 Oktober 2021 19:35
Dua Tahun Jokowi, Demokrat Soroti Kondisi Demokrasi yang Terus Memburuk

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan, catatan terbesar bagi dua tahun awal pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin adalah kondisi politik dan demokrasi Indonesia yang terus memburuk.

Hal ini menurut Herzaky, berdasarkan rujukan dari berbagai lembaga internasional, seperti Freedom House, The Economist Intelligence Unit, maupun dari lembaga survei nasional seperti yang dilakukan SMRC akhir-akhir ini.

Bahkan, berdasarkan survei SMRC baru-baru ini, misalnya, masyarakat Indonesia menilai kondisi politik memburuk dalam 2 tahun terakhir. Dari September 2019 ke September 2021, yang menilai kondisi politik baik/sangat baik menurun dari 41 persen menjadi 26,8 persen.

Sebaliknya, yang menilai buruk/sangat buruk naik dari 14,5 persen menjadi 24,4 persen. Data ini berdasarkan Survei Nasional pada September 2021.

“Hasil survei ini pun mengkonfirmasi rendahnya indeks demokrasi Indonesia yang menurut Freedom House yang terus menurun tiap tahunnya. Bahkan, selama era Jokowi Indonesia tidak pernah masuk dalam kategori negara bebas atau free. Tidak seperti di era Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Indonesia selalu di kategori negara partly free,” ujar Herzaky kepada wartawan, Rabu (20/10).

Bagikan berita ini:
3
10
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar