PCR Jadi Syarat Penerbangan Sangat Memberatkan Masyarakat

Jumat, 22 Oktober 2021 11:15
PCR Jadi Syarat Penerbangan Sangat Memberatkan Masyarakat

ILUSTRASI. Kasus positif Covid-19 di Indonesia terus bertambah stabil di atas angka seribu. Hari ini, Selasa (14/7), kasus positif Covid-19 bertambah 1.591 jiwa. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah menjawab kebingungan masyarakat terkait Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021. Inmendagri yang mengatur soal PPKM Level 3, 2, dan 1 di Jawa dan Bali itu mewajibkan agar semua penerbangan mewajibkan tes PCR 2×24 jam.

“Beberapa hari ini banyak masyarakat bersuara karena bingung dengan aturan baru PCR sebagai syarat semua penerbangan ini. Masyarakat mempertanyakan kenapa dalam kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia yang semakin membaik, tapi justru tes perjalanan semakin ketat,” kata Puan dalam keterangan resminya, Jumat (22/10/2021).

Syarat perjalanan dari Inmendagri tersebut pun diatur lebih rinci melalui Surat Edaran (SE) nomor 21 tahun 2021 yang dikeluarkan oleh Satgas Covid-19 dan SE Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Nomor 21 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi Covid-19.

Dalam aturan yang mulai berlaku pada hari ini hingga 1 November mendatang itu, surat keterangan hasil negatif RT-PCR maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan menjadi syarat wajib perjalanan dari dan ke wilayah Jawa-Bali serta di daerah yang masuk kategori PPKM level 3 dan 4.

Bagikan berita ini:
9
8
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar