Penanganan Kasus Berlarut-larut di Kejaksaan Agung, Begini Tanggapan Boyamin Saiman

Jumat, 22 Oktober 2021 14:09
Penanganan Kasus Berlarut-larut di Kejaksaan Agung, Begini Tanggapan Boyamin Saiman

Koordinator MAKI, Boyamin Saiman-- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) menilai Kejaksaan Agung (Kejagung) belum menghadirkan keadilan dalam proses penegakan hukum. Pernyataan ini disampaikan Koordinator MAKI Boyamin Saiman menanggapi hasil survei Litbang Kompas yang lebih rendah dari citra positif aparat penegak hukum lainnya.

“Saya menghormati hasil survei dan meminta Kejagung untuk menjadikannya sebagai perbaikan. Kenyataannya Kejagung belum menghadirkan keadilan dalam proses penegakan hukum,” kata Boyamin dalam keterangannya, Jumat (22/10).

Selain kasus Jiwasraya dan Asabri, lanjut Boyamin, masih banyak kasus yang mangkrak dan berlarut-larut, sehingga tidak mendatangkan keadilan. Dia memberikan contoh terkait kasus-kasus yang belum mendatangkan keadilan, seperti kasus korupsi yang mangkrak lama.

“Misalnya kasus Bank Bali, itu tersangka yang melibatkan Tanri Abeng sampai sekarang belum dibawa ke pengadilan, tetapi juga tidak dihentikan,” papar Boyamin.

Selain itu, terdapat juga kasus Ginandjar Kartasasmita yang dulu pernah ditangani Kejaksaan Agung juga belum jelas dan tidak dibawa ke pengadilan, tetapi juga belum dihentikan. “Ini kan tidak membawa keadilan bagi masyarakat selaku korban kan, maupun bagi tersangka. Karena perkaranya jadi tidak diselesaikan,” ungkap Boyamin.

Bagikan berita ini:
1
4
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar