Polisi yang Banting Mahasiwa Dijatuhi Sanksi Berat

Jumat, 22 Oktober 2021 16:30
Polisi yang Banting Mahasiwa Dijatuhi Sanksi Berat

ILUSTRASI: Polisi membanting mahasiswa (Istimewa)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Polisi berinisial Brigadir NP yang terlibat aksi banting mahasiswa saat unjuk rasa dalam HUT Kabupaten Tangerang telah selesai menjalani sidang etik disiplin. Hasilnya, anggota Polresta Tangerang itu menerima sanksi terberat, yang juga mengakibatkan tertunda kenaikan pangkat.

Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga menyampaikan, Brigadir NP menerima sanksi penahanan hingga penundaan kenaikan pangkat.

“Terhadap Brigadir NP telah dengan sah dan meyakinkan melakukan pelanggaran aturan disiplin anggota Polri, Brigadir NP diberi sanksi terberat secara berlapis mulai dari penahanan di tempat khusus selama 21 hari,” kata Shinto dalam keterangannya, Jumat (22/10).

“Serta mutasi yang bersifat demosi menjadi Bintara Polresta Tangerang tanpa jabatan dan memberikan teguran tertulis yang secara administrasi akan mengakibatkan, Brigadir NP tertunda dalam kenaikan pangkat dan terkendala untuk mengikuti pendidikan lanjutan,” imbuhnya.

Sidang etik disiplin terhadap Brigadir NP dilakukan pada Kamis (21/10) kemarin, yang langsung disupervisi oleh Divisi Propam Mabes Polri. Sidang juga dihadiri oleh tiga mahasiswa dari awal sampai dengan putusan dibacakan.

Bagikan berita ini:
3
1
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar