Sikap Tegas Kapolri Diapresiasi, Polri Dinilai Tidak Anti Kritik

Sabtu, 23 Oktober 2021 13:44
Sikap Tegas Kapolri Diapresiasi, Polri Dinilai Tidak Anti Kritik

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permintaan maaf atas terjadinya kontroversi Surat Telegram Rahasia terkait larangan menyiarkan tindakan arogansi aparat kepolisian. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengapresiasi sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terhadap anggotanya yang melanggar dan sewenang-wenang pada rakyat.

Menurutnya, sikap tegas tersebut membantah tuduhan yang menyebut Polri antikritik. “Karena kenyataannya begitu ada masalah yang meresahkan masyarakat, Kapolri langsung mengeluarkan instruksi tegasnya,” kata Sahroni melalui keterangan pers-nya yang diterima JPNN.com, Sabtu (23/10).

Sahroni juga mengapresiasi arahan Kapolri yang meminta Propam Polri menggandeng Komnas HAM untuk menindak tegas seluruh anggotanya yang melanggar dan sewenang-wenang.

“Jajaran polisi di bawahnya, mereka perlu juga evaluasi kinerja, jangan setiap hari Kapolri yang pasang badan,” ujarnya.

Anggota Fraksi Partai NasDem ini menilai Kapolri tak akan tinggal diam ketika ada anggota Polri melakukan pelanggaran, apalagi melakukan kekerasan.

Menurut Sahroni, arahan Jenderal Listyo yang tegas dan keras itu menunjukkan komitmen kepolisian dalam menindak oknum aparat dengan tidak main-main.

Hal itu menunjukkan Kapolri benar-benar serius dalam menanggapi berbagai pelanggaran aturan yang dilakukan oleh oknum polisi di bawahnya. “Beliau tegas, cepat, dan tidak main-main dalam memastikan polisi bertugas sesuai koridor,” kata Sahroni.

Bagikan berita ini:
7
2
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar