Kontroversi Pernyataan Menag, Faizal Assegaf: Tidak Layak Dia Menjadi Menteri

Minggu, 24 Oktober 2021 21:40
Kontroversi Pernyataan Menag, Faizal Assegaf: Tidak Layak Dia Menjadi Menteri

Menteri Agama Menag Yaqut Cholil Qoumas. (Kemenag for JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Kritikus Faizal Assegaf merespon pernyataan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, yang mengklaim bahwa Kementerian Agama adalah hadian negara untuk Nahdatul Ulama (NU). Bukan untuk umat Islam.

Menurut Faizal Assegaf, dari segi tata krama, sebagai pejabat publik, pernyataan Menag Yaqut tersebut sangat tidak layak. Pernyataan itu menimbulkan ekspresi kesombongan yang sangat berlebihan.

“Tidak layak dia menjadi Menteri, apa-apaan ini, negara ini bukan milik nenek moyang kalian. Bukan milik kelompok asabiah yang kalian usung,” ujar Faizal Assegaf dikutip dari kanal YouTube-nya, Ahad (24/10/2021).

Faizal mengatakan, negara ini bukan hanya milik kelompok tertentu. Negera ini milik bersama. Ada berjuta rakyat yang bekerja secara tulus untuk membangun negara. Bukan hanya NU.

“Bukan kelompok keluarga kamu saja yang bertopeng organisasi, bertopeng ulama, bertopeng NU, untuk meraih kekuasaan dengan cara-cara culas, dan kemudian mengumumkan itu tanpa rasa malu ke depan publik,” ujar Faizal Assegaf.

Dia menilai, pernyataan Yaqut itu lebih buruk daripada perilaku kaum Khawarij.

Bagikan berita ini:
8
5
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar