Seleksi PPPK Tahap I Menuai Protes, Ini Sejumlah Pernyataan Pimpinan Guru Honorer dan PB PGRI

Senin, 25 Oktober 2021 11:40
Seleksi PPPK Tahap I Menuai Protes, Ini Sejumlah Pernyataan Pimpinan Guru Honorer dan PB PGRI

Korwil PHK2I Jatim Eko Mardiono protes kebijakan PPPK yang bikin guru honorer K2 dan honorer nonkategori terdepak. Foto dokumentasi pribadi for JPNN

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Rekrutmen PPPK guru 2021 tidak semulus yang diperkirakan. Sampai hari ini, belum ada tanda-tanda pemerintah mengumumkan hasil pascasanggah PPPK guru tahap I.

Berikut ini sejumlah fakta yang dirangkum JPNN.com dari pernyataan pimpinan sejumlah forum guru honorer dan PB PGRI.

  1. Data Dapodik kacau

Sejumlah pengurus forum guru honorer K2 maupun nonkategori menyoroti data pokok pendidikan (Dapodik) yang tidak dimutakhirkan.

Ini dibuktikan dengan munculnya guru honorer yang tidak aktif lagi di sekolah negeri dan migrasi ke sekolah swasta malah bisa ikut tes PPPK tahap I. Mereka malah yang dinyatakan lulus dan menggeser guru honorer yang aktif mengajar di sekolah negeri.

  1. Afirmasi tidak merata

Terungkap banyak guru honorer di sekolah regrouping yang tidak mendapatkan afirmasi.

Menurut Ketua Paguyuban GTT PTT Kabupaten Kebumen Musbihin, guru honorer regrouping itu rerata usianya di atas 35 tahun dengan masa pengabdian di atas tiga tahun. Bahkan tidak sedikit pula yang berstatus guru honorer K2.

Bagikan berita ini:
1
5
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar